Usai Melantai BEI Ini Harapan Investor Baru Pada Corpus

0
126
Jajaran Direksi Corpus usai Press Conference Corpus Sekuritas Indonesia beberap hari lalu. (Foto: Istimewa)
SURABAYA-ASPEKBISNIS.COM: Usai melantai di Bursa Efek Indonesia erusahaan jasa keuangan Corpus Sekuritas Indonesia, anak perusahaan dari Corpus Prima Mandiri muai mendapatkan respos positif dari beberapa investor Indonesia. Apa saja harapannya?
Salah satu pelaku bisnis asal Solo, Irawan Hendra mulai  serius membaca portofolio Corpus sebagai jasa keuangan yang handal dan terpecaya.
“Saya datang ke Malang atas rekomendasi beberapa rekan pengusaha di Solo untuk konsultasi dengan Indra (financial advisor, Indra Harsaputra),“ cerita Irawan usai membaca portofolio Corpus di Surabaya, Rabu (23/5/2018)
Bahkan pria ini klaim bawa para pelaku usaha di Solo dan sekitarnya sudah mengenal Corpus. Masuknya Corpus di Bursa Efek Indonesia  kata pria ini membawa angin segar bagi perekonomian di Indonesia.
“Singapura bisa maju karena industri keuangannya maju. Selain perusahaannya terpercaya, juga peranan penasehat keuangan yang menjunjung tinggi kejujuran, “ katanya.
Irawan bercerita ia sering ditawari produk dari lembaga keuangan; baik itu dalam bentuk reksadana, obligasi dan asuransi oleh beberapa marketing.
“Tetapi saya kecewa karena pemasarnya tidak memberikan informasi secara transparan. Katanya ini bunganya pasti, eh saya kemarin malah rugi karena ternyata masuk ke instrumen pasar saham yang jatuh, “ katanya.
Irawan mengaku puas setelah membaca portofolio dari Corpus dan mendapatkan sejumlah informasi mengenai produk keuangan.
“Indra lebih banyak menitik beratkan pada edukasi daripada “menjual”. Ia banyak mengingatkan bahwa hoax itu banyak, jadi bisa dicek langsung ke sumber berita resmi, “ katanya.
Hal senada juga dikatakan oleh Pengusaha asal Makkasar, Halim Tjahjadi berharap Corpus Sekuritas mampu memberikan pengetahuan literasi keuangan dengan baik.
“Saya percaya Corpus akan bisa menjadi besar karena bisa memberikan warna tersendiri dalam memberikan informasi seputar dunia keuangan,” katanya.
Halim mengatakan salah satu kelebihan Corpus ialah menjaga idealisme bisnis di pasar keuangan, tunduk pada regulasi yang telah ditetapkan pemerintah, perpegang teguh pada prinsip kehati-hatian dan kejujuran.
“Sangat sulit mencari seperti ini, apalagi kondisi IHSG sedang lesu. Banyak yang mau mencari untung, tetapi Corpus tetap mempertahankan tradisinya sebagai penasehat keuangan yang baik, “ katanya.
Sementara itu, Owner Corpus (Holding) Kristhiono Gunarso yang juga Komisaris Utama PT Corpus Sekuritas Indonesia mengatakan pihaknya sudah mengantongi mandat setidaknya dari tujuh perusahaan yang berencana menawarkan saham perdana kepada publik alias initial public offering (IPO).
“Ketujuh perusahaan tersebut berasal dari berbagai sektor, seperti Properti, baja plastik, kertas dan rokok. Mayoritas perusahaan yang ada di pipeline Corpus Sekuritas merupakan perusahaan daerah yang berada di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, “ ujar Kristiono.
Seperti diketahui, Corpus berdiri sejak tahun 2004 yang bergerak dalam bidang konsultasi manajemen dan keuangan. Setelah mendapatkan ijin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Corpus mendirikan modal ventura dan masuk ke bisnis manajemen investasi. Ekspansi ditandai dengan akuisisi PT Jisawi Finas Asset Management senilai Rp 46 miliar. Corpus mendaftarkan anak perusahaannya PT Corpus Kapital Manajemen (CKM).Selain Jakarta dan Surabaya, Corpus juga membuka kantor cabang di Medan, Semarang, Bandung dan Malang.
Di sekitar Surabaya sendiri Corpus memiliki proyek pergudangan di Gresik dan Manyar Kartika Apartment. Selain itu, Corpus menggarap Langham Pandawa dan Gran Melia Ubud di Bali serta perumahan di Makassar. (*/SRI)