SamaView, Satu-Satunya Apertemen Mewah Hadir di Kota Batu Malang

0
125
Apertemen SamaView Siap menyapa masyarakat Batu Malang . Apartemen SamaView ini dimulai awal 2019, ditargetkan selesai 2021. (Foto: ABC)
BATU-ASPEKBISNIS.COM:  Pertumbuhan ekonomi diwilayah di Kabupaten Malang setiap tahunnya alami kenaikan. Apa lagi daerah tersebut ditunjang dari berbagai sektor, diantaranya industri, jasa, perdagangan,  pariwisata dan infrastruktur mulai dibenahi.  Sebagai kota terbesar kedua di Jatim , laju ekonomi Malang merupakan yang terpenting kedua di Jatim  setelah Surabaya.
Dengan peningkatan itu, pelaku bisnis properti mulai melirik Kota Batu Malang untuk memperluas jaringan bisnisnya. Salah satu SamaView mulai mengembangkan bisnis hunian vertikal itu senilai Rp100 miliar di Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, sekaligus menjadi apartemen yang pertama. Investasi ini sekaligus melengkapi destinasi pariwisata di daerah setempat.
Project Director SamaView, Leovaldi Tirta, di Malang mengatakan pembangunan apartemen SamaView ini dimulai awal 2019, ditargetkan selesai 2021.
“Kami melihatnya dari perkembangan Kabupaten/Kota Malang dan Kota Batu pertumbuhan ekonomi cukup baik selain itu menjadi destinasi pariwisata. Itu sebabnya kita berani investasi di sini,” ungkap Leovaldi di Batu Malang, Jumat (27/4/2018)
Leovaldi menjelaskan , pihaknya minat berinvestasi apartemen di Kabupaten Malang lantaran memahami pertumbuhan ekonomi yang terus membaik baik nasional maupun Jatim. Apalagi nantinya ada jalan lingkar dihubungkan tol Surabaya-Malang sehingga prospeknya semakin baik.
“Kami optimis sekali pertumbuhan ekonomi diwilayah ini (Batu Malang) cukup baik beberapa tahun ini. Dengan begitu, kami berani berinvestasi disini. Disisi lain, kehadiran apertemen SamaView mendukung pemerintah daerah dalam peningkatan ekonomi,” ujarnya.
Leovaldi menjelaskan pula, bisnis apartemen cukup terbuka lebar bahkan moncer selama 2018. Pangsa pasarnya dari Singapura dan Malaysia. Selain itu, konsumen dari Jakarta, Surabaya dan Malang juga memiliki minat sangat tinggi. Sementara pembangunan apertement SamaView mendatang akan dilakukan pemilihan unit dari 500 kamar yang tersedia. Apartemen tujuh lantai di lahan seluas 1,3 hektare ini dilengkapi fasilitas restoran, sarana olah raga, sauna dan kolam renang. Di lantai enam untuk hotel bintang empat.
Kendati per unit dijual Rp500 juta hingga Rp1,2 miliar kata Leovaldi, sejauh ini peminatnya sangat tinggi karena punya market yang segmented. Sejak launching, sudah ada 490 orang yang memgambil nomor unit dari 500 unit yang tersedia. Nantinya akan ada pengundian untuk menentukan posisi dan nomor kamar.
“Ini tidak menutup kemungkinan bila ada yang minta ganti lokasi,” pungkasnya (*/ADV/ABC)