Potret Inovasi Bisnis Pelindo III Jadi Rujukan Pelindo IV

0
20
3. Rombongan Pelindo IV Mengamati Pengoperasian ASC dari Control Room di Teluk Lamong (Humas)
SURABAYA-ASPEKBISNIS.COM: PT Pelindo IV (persero) berkeinginan melakukan gaya bisnis logistic yang dilakukan PT Pelindo III. Saat ini, bisnis logistic yang dilakukan PT Pelindo III menjadi primadona beberapa perusahaan lainnya karena dianggap memiliki kelayakan baik sebagai perusahaan negara yang bergerak dibidang jasa pelabuhan dalam kemudahan pelayanan dalam satu waktu atau one stop service menjadi andalan Pelindo III sehingga dapat memberikan efektifitas dan efisiensi waktu pelayanan.
“Kalau bisa potret kesuksesan tetangga, kenapa harus selfie sendiri,” cetus Komisaris Utama Pelindo IV, Agus Purwoto, saat berkunjung ke anak usaha dan pelabuhan cabang Pelindo III seperti  PT Terminal Petikemas Surabaya (PT TPS), PT Terminal Teluk Lamong (PT TTL)  dan Pelabuhan Benoa di Surabaya, Kamis (19/4/2018)
Sementara itu, President Director PT TPS, Joko Noerhudha menjelaskan,  inovasi yang telah diterapkan di TPS, yakni target mulai tahun 2019 untuk throughput TPS adalah 2 juta per tahun dengan Box Move Per Hour (BMPH) 60 box/hour dari eksisting saat ini di angka 1,3 juta TEUs dengan BMPH 44 box/hour.
“Saat ini kita sedang proses peremajaan beberapa alat dan elektrifikasi Rubber Tyred Gantry (RTG), sehingga harapannya target kita untuk 2019 dapat tercapai,” ungkap Joko.
Salah satu contoh saat ini adalah TPS juga telah mempersiapkan 16 pandu yang siap melayani 24 jam dan standby khusus di TPS, sehingga pergerakan ship to ship lebih cepat.
“Kami juga menerapkan Clique 247 dimana pengguna jasa dapat melakukan online booking dimana saja dan kapan saja, serta Fastpay yakni sistem pembayaran cepat, akurat dan aman, yang bekerja sama dengan bank,” ungkapnya
Finance Director Pelindo III, U. Saefudin Noer menyampaikan pentingnya berintegrasi dengan bank dalam pembayaran jasa kepelabuhanan untuk memindahkan risk.
“Kami (direksi) juga melakukan strategi dalam memilih pimpinan di anak perusahaan, kami tidak hanya melihat dari kesesuain background bidang kerja ataupun pendidikan saja, tetapi kami harus melihat isu atau permasalahan yang akan atau sedang timbul, sehingga kami bisa menempatkan orang yang tepat untuk menangani permasalahan di perusahaan,” ungkapnya
Disisi lain , Corporate Secretary Pelindo III, Faruq Hidayat mengungkapkan, berbeda dengan di TPS, saat kunjungan ke PT TTL, rombongan melihat keberanian Pelindo III untuk menerapkan inovasi berbasis teknologi. Terminal Teluk Lamong merupakan salah satu inovasi terbaik milik Pelindo III yang dibangun dengan konsep ramah lingkungan berteknologi serba canggih sehingga dapat memberikan fasilitas premium untuk kapal domestik dan internasional berukuran besar.
Penerapan inovasi yang baru dilakukan dan menarik minat Pelindo IV adalah fasilitas shore connection yang ada pada anak usaha PT TTL yaitu, PT Lamong Energi Indonesia.
“Fasilitas shore connection merupakan salah satu penyediaan pasokan daya listrik dari dermaga ke kapal sehingga dapat meringankan beban listrik pada operasional mesin kapal. Hal ini diminati dan ditunggu oleh pengguna jasa karena dapat melakukan penghematan biaya sampai 30% dan pengurangan emisi gas buang kapal yang semula menggunakan BBM auxiliary engine,” jelas Faruq Hidayat. (*/ABC)