Kota Malang Borong Prestasi di Ajang Top BUMD 2018

0
30
Pjs. Walikota Malang Wahid Wahyudi dan Pjs Direktur Utama PDAM kota Malang Anita Sari didampingi Gubernur Jawa Timur H. Soekarwo saat menghadiri ajang TOP BUMD 2018 di Jakarta kemarin (Foto: Humas)
MALANG-ASPEKBISNIS.COM: Kota Malang berhasil meraih prestasi TOP BUMD 2018. Tak berhenti disitu,  Pjs. Walikota Malang Wahid Wahyudi dinobatkan sebagai Top Pembina BUMD 2018, dan Anita Sari,  Pjs Direktur Utama PDAM kota Malang sebagai Top CEO BUMD 2018.
“Ini (penghargaan) harus dijadikan motivasi untuk makin maju. Karena masih banyak pekerjaan yang harus digencarkan. Seperti mendukung dan menuntaskan program 100-0-100 (100 persen layanan air bersih,  0 persen kawasan kumuh,  100 persen sanitasi bersih), khususnya pada layanan 100 persen air bersih, “ujar Wahid Wahyudi,  Pjs Walikota Malang di sela sela awarding Top BUMD 2018 yang di gelar di Balai Kartini Jakarta (3/5/2018) kemarin.
Ditambahkannya cakupan layanan harus terus ditingkatkan, dengan menekan tingkat kebocoran seminimal mungkin.
Terpotret hingga maret 2018, jumlah pelanggan PDAM kota Malang mencapai 157.492 saluran,  dengan panjang jaringan 3000 km dan total produksi 1475,49 L/S (13.137.876 M3). Adapun cakupan layanan 92 persen, dengan efektifitas penagihan 99,83 persen.
Sementara itu,  Tjahjo Kumolo,  Mendagri,  dihadapan Kepala Daerah dan para Direktur BUMD serta Bank Pembangunan Daerah (BPD), menyatakan setiap manusia perlu imajinasi,  harus punya pikiran pikiran karena dari sana muncul konsepsi konsepsi. Ini yang akan menjadi kekuatan untuk menggapai suatu tujuan. Dan hal yang sama harus mampu dikembangkan BUMD dan BPD di Indonesia.
“Saat ini kondisi persaingan semakin tajam,  dituntut mampu menerapkan strategi yang jitu. Tidak bisa hanya bekerja seperti biasanya,  harus yang luar biasa,  “tekan Tjahjo Kumolo.
Diinfokannya, di Indonesia ada 1.123 BUMD, 26 BPD dan 387 PDAM. Yang juga dicermati Kemendagri,  59 persen PDAM di Indonesia terlibat masalah utang.
Mendagri Tjahjo,  juga memberikan pesan kepada para Kepala Daerah untuk merevitalisasi BUMD,  penguatan bantuan modal,  menyiapkan regulasi (perda yg memadai),  dan peningkatan kapasitas SDM.
Secara khusus, ditekankan kepada BPD (Bank Pembangunan Daerah), harus mampu berekspansi maksimal dan BUMD yang berprestasi harus membuka diri untuk dijadikan best practice.
Ikut hadir dalam prosesi penghargaan Ketua MPR Zulkifli Hasan, dan Ketua DPD RI oesman Sapta Odang.  Nampak juga menerima penghargaan Gubernur Jawa Timur H. Soekarwo dan Bupati Malang Rendra Kresna.(*/GUS)