Keren, Pelita Samudera Lampau Target Bisnis Jasa Transportasi Laut

0
63
Perusahaan jasa angkutan laut yang terkemuka nasional PT Pelita Samudera Shipping Tbk (“Perseroan”, kode IDX: PSSI) kinerja keuangan perusahaan yang menyediakan solusi logistik dan transportasi laut yang terintegrasi (Foto: Istimewa)
JAKARTA-ASPEKBISNIS.COM: Perusahaan jasa angkutan laut yang terkemuka  nasional  PT Pelita Samudera Shipping Tbk (“Perseroan”, kode IDX: PSSI) kinerja keuangan perusahaan yang menyediakan solusi logistik dan transportasi laut yang terintegrasi, di kuartal I 2018 mencapai peningkatan finansial yang signifikan dibandingkan kuartal I 2017 dan melebihi target kuartal I 2018.
Volume pengangkutan batubara sebesar 9,6 juta metrik ton atau naik sebesar 55% dari kuartal I 2017 dan melebihi target kuartal I 2018 sebesar 27%, yang didapatkan dari segmen kapal tunda dan tongkang sebesar 3,3 juta metrik ton dan segmen fasilitas muatan apung (Floating Loading Facility) sebesar 6,3juta metrik ton.
Dari laporan keuangan kuartal I 2018 (unaudited) Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar US$16,2 juta, naik sebesar 60% dari US$10,1 juta di kuartal I 2017. Kenaikan terjadi di kedua segmen, volume kapal tunda dan tongkang naik 55% dari 2,1 juta metrik ton di kuartal I 2017 dan melebihi target kuartal I 2018 sebesar 8%. Volume fasilitas muatan apung naik 55% dari 4,1 juta metrik ton di kuartal I 2017 dan melebihi target kuartal I 2018 sebesar 39%. Seiring dengan meningkatnya volume pengangkutan, beban pokok pendapatan juga mengalami kenaikan yaitu sebesar 12% dari US$10,1 juta di kuartal I 2017 menjadi US$11,3juta di kuartal I 2018. Perseroan menerapkan efisiensi berkelanjutan dengan cara  memonitor penggunaan bahan bakar dan minyak diesel, biaya teknis kapal serta perbaikan dan pemeliharaan kapal.
Selain itu Perseroan ini juga mencatat laba bersih komprehensif sebesar US$2,6juta, naik signifikan sebesar 347% dari rugi di kuartal I 2017 sebesar –US$1,06 juta. Tingkat rata-rata utilisasi kapal yang tinggi di atas 90% (Februari mencapai 96,5%) menjadi keunggulan operasional perusahaan.
Aset-aset kapal yang dibeli di tahun 2017 sebagian besar akan beroperasi penuh di 2018. Jumlah aset mengalami peningkatan sebesar 4% dari YTD December 2017 sebesar US$101,8juta menjadi US$105,9juta di kuartal I 2018.
Kinerja kuartal I 2018 diawali dengan pencapaian awal tahun 2018 yang positif dengan kontrak-kontrak besar yang didapatkan dari pelaku penambang batubara utama di Indonesia, salah satunya dengan PT Bukit Prima Bahari, anak Perusahaan PT Bukit Asam Tbk sebagai salah satu BUMN bidang energi terbesar di Indonesia. Kontrak bernilai sekitar US$8,4juta yang akan berakhir di tahun 2021, didapatkan melalui tender untuk pengerjaan bongkar muat batubara dengan Floating Crane ke Vessel di salah satu area tambang Bukit Asam di Anchorage Tanjung Kampeh, Selat Bangka, Sumatera Selatan.
Kemenangan tender ini sebagai salah satu bisnis strategi Perseroan untuk melakukan eskpansi dengan memperluas cakupan wilayah operasional.
Perusahaan yang baru melakukan Rapat Umum Pemegang Sahamnya yang pertama di bulan Mei 2018 sejak menjadi perusahaan publik di awal Desember 2017, sangat optimis untuk membidik peningkatan volume diatas 10% dari 2017 dengan penambahan kontrak-kontrak baru, perluasan cakupan wilayah operasional dan kapal-kapal yang dibeli di 2017 yang sebagian besar akan beroperasi penuh di 2018. Inisiatif penghematan biaya operasional akan terus diterapkan secara ketat.(*/HUM)
.