Kado Manis HUT Bhayangkara 2018 Kampung Edukasi Sampah Raih Juara Kampung Teraman

0
95
Kelurahan Sekardangan, Kecamatan Sidoarjo dinobatkan sebagai Juara I oleh Kapolresta Sidoarjo sebagai kampung terbaik dalam Penerapan Sistem Keamanan Lingkungan di RT.23 RW.07 .(Foto: Aspekbisnis.com_
SIDOARJO-ASPEKBISNIS.COM: Kelurahan Sekardangan, Kecamatan Sidoarjo dinobatkan sebagai Juara I oleh Kapolresta Sidoarjo sebagai kampung terbaik dalam  Penerapan Sistem Keamanan Lingkungan di RT.23 RW.07 .
Ketua RT 23 RW 07 Kelurahan Sekardangan Edi Priyanto  mengatakan, pasca pemberian penghargaan warganya telah menyadari sepenuhnya bahwa keamanan dan ketertiban lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bentuk kepedulian tersebut menyebabkan terjadi pengawasan melekat antar warga, bukan menyerahkan sepenuhnya kepada petugas keamanan.
“Kegiatan ronda siskamling kami galakkan, bukan sekedar jaga namun dijadikan ajang untuk bersosialisasi dan berkomunikasi antarwarga, sehingga hubungan semakin erat. Komunikasi yang baik ini bisa menjamin terjadinya kepedulian terhadap lingkungan yang semakin meningkat dan warga akan saling menjaga. Kegiatan ini juga sangat efektif untuk mendeteksi adanya terorisme maupun pencegahan terhadap tindak criminal dan peredaran narkoba,” terang Edi di Sidoarjo, Rabu (11/7/2018)
 “sejalan dengan kegiatan ronda dan jaga Siskamling warga, Kami juga telah membuat program bernama jimpitan receh, uang receh setiap rumah dikumpulkan dalam sebuah toples yg telah kami sediakan, uang receh tersebut diambil setiap Jum’at malam oleh warga yang melakukan tugas jaga Siskamling saat itu dan kami sebut sebagai jimpitan receh,” jelasnya
Selain itu pula Edi juga menambahkan, pihaknya juga mengarahkan pada anak -anak dengan kegiatan permainan diluar rumah dengan permainan tradisional seperti : engklek, gobak sodor, boi-boian, ular tangga, mini sepakbola dan bulutangkis, untuk mengurangi ketergantungan pada gadget dan televisi.
Remaja dan Karang Taruna diisi kegiatan positif dengan secara rutin dilakukan kegiatan olahraga seperti : basket, tenis meja serta olahraga beladiri seperti : karate dan taekwondo. Guna meningkatkan kebugaran warga, maka dijadwalkan senam bersama dan kegiatan gowes bersama.
“RT.23 RW.07 Kelurahan Sekardangan Kec. Sidoarjo saat ini telah menjadi “role model” dalam pengelolaan sampah dan saat ini telah dikenal sebagai “Kampung Edukasi Sampah”.Kapung Edukasi Sampah ini hampir setiap minggu dikunjungi dari berbagai kelompok masyarakat tidak hanya berasal dari Sidoarjo namun juga dari Surabaya, Mojokerto, Gresik hingga Pasuruan. Bahwa banyak sekolah ungglan dan adiwiyata melakukan proses belajar mengajar dan outing ditempat kami,” beber mantan Humas PT Pelindo III ini
Tidak hanya itu saja kata Edi, pihaknya  sering mendapatkan bimbingan dan pendampingan dari jajaran Forpimka seperti : pak Lurah Sekardangan, pak Camat Sidoarjo, pak Kapolsek Sidoarjo Kota serta pak Danramil Kota Sidoarjo dan tidak lupa kami sampaikan terima kasih atas pendampingan yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo.
Selanjutnya RT.23 membuat inovasi baru dengan mencoba menerapkan aplikasi sederhana bernama “Sistem Keamanan Warga (SIKARA)” yang dapat digunakan warga memberitahukan kepada seluruh warga dalam bentuk suara alarm pada HP warga lainnya, saat salah satu warga mendapati keluarga sakit mendadak, warga meninggal dunia, ada perampokan, pencuikan, pencurian, dll. Dengan demikian akan semakin cepat dan mudah untuk segera terinfo dan tertangani oleh warga.
 “Kampung Edukasi Sampah”, pihaknya mengusulkan Kepada Kapolresta Sidoarjo untuk menjadikan RT.23 sebagai “role model” dalam penerapan Siskamling, dengan harapan warganya bisa ikut menularkan pengetahuan dan pengalaman dalam menjalankan program Siskamling,” pesan Edi
Seperti diketahui Kampung ini yang telah dinobatkan sebagai kampung terinovatif di Sidoarjo oleh Bupati Sidoarjo pada saat penganugerahan program Sidoarjo Bersih dan Hijau 2017-2018 lalu, dalam pemantauan terhadap aktifitas warganya juga telah memasang kamera CCTV yang dapat diakses oleh seluruh warga melalui Ponselnya, sehingga ini akan menjadi fasilitas dan sarana publik warga untuk bisa melakukan pengawasan melekat, saling mengawasi satu dengan yang lainnya. Selain kamera pantau CCTV, guna memudahkan memberikan informasi langsung yang sifatnya spontan dan kegiatan warga, setiap sudut kampung juga telah terpasang speaker.(*/HUM)