Bulan Puasa, PLN dan PJB Serentak Salurkan Zakat

0
31
PT PLN Distribusi Jatim dan PT PJB serantak serantak salurkan zakat di bulan puasa tahun ini (Foto: Aspekbisnis)
SURABAYA-ASPEKBISNIS.COM: PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) tahun ini gelontorkan dana zakat sebasar  Rp 2,1 milyar melalui Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (Lazis) PT PJB.
Ketua Lazis pusat PT PJB – Miftahul Huda mengatakan, , dana infaq dan shodaqoh dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan amal. Sedangkan zakat, diperuntukkan sesuai ketentuan agama.
“Akan kami salurkan zakat dari Lazis PJB, dengan peruntukan untuk fisabilillah, biaya sekolah, bantuan biaya pendidikan, kemudian untuk modal usaha, biaya berobat, dan biaya hidup,” jelasnya, Jumat (8/6/2018)
Menurutnya, pihaknya berkesempatan memberikan santunan kepada anak yatim dan warga kurang mampu. Mereka adalah masyarakat yang ada di kawasan ring 1 atau kawasan sekitar perusahaan.
Sementara itu, Direktur Utama PJB,  Iwan Agubg Firstantara mengungkapkan, pengumpukan dana ini dilakukan dengan cara pemotongan penghasilan karyawan.
“Alhamdulillah, sistem ini dapat siterima karyawan, karena memudahkan karyawan untuk menyakurkan zakat, infaq, dan shodaqohnya,” katanya.
Iwan menuturkan, , jika dana yang terkumpul rata rata sekitar Rp 469 juta per bulan. Dan angka ini masih bisa meningkat, mengingat daro 2.917 orang karyawan muslim PJB, baru sebagian yang menyalurkan ZIS-nya lewat Lazis PJB
Sementara itu, PT. PLN Distribusi Jatim juga memberikan sumbangan pada  1.581 anak yatim, 372 orang guru ngaji, serta 166 orang janda Muslimat
General Maneger  Komunikasi Hukum dan Administrasi PT PLN Distribusi Jatim, Dwi Suryo Abdullah mengatakan, santunan yang dibagikan adalah hasil zakat dari pegawai PLN, yang dikumpulkan selama setahun sebesar 2,5 persen.
“Total ada sebanyak 1,3 miliar itu dari zakat para karyawan PLN Jatim, yang ada sekitar 2.700 orang,” terang Dwi Suryo.
Paket bingkisan yang diberikan berupa bahan pokok termasuk sembako. Dan, sebagian dana yang ada juga disalurkan untuk perbaikan sarana umum dan tempat ibadah di berbagai wilayah di Jatim.
“Kita juga distribusikan sebagian dana yang ada untuk perbaikan tempat-tempat ibadah dan sarana umum,” ujarnya (*/WE/MUL)